Mahasiswa Semester IV D3 Teknik Telekomunikasi PNUP Rancang Antena Yagi hingga Microstrip Lewat Mata Kuliah Antena dan Propagasi

Mahasiswa Semester IV D3 Teknik Komunikasi PNUP Rancang Antena Yagi hingga Microstrip Lewat Mata Kuliah Antena dan Propagasi
Mahasiswa Semester IV Program Studi D3 Teknik Telekomunikasi Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) bersama dosen pengampu mata kuliah Antena dan Propagasi berfoto sambil memegang hasil rancangan antena Yagi, Dipole, dan Microstrip usai pelaksanaan evaluasi akhir berbasis Project Based Learning di Laboratorium Frekuensi Tinggi Kampus 2 PNUP, dalam keterangan pers Humas PNUP, Makassar, Selasa (07/07/2026) (Foto: Humas)

BERITA KOTA ONLINE, MAKASSAR – Ruang Laboratorium Frekuensi Tinggi Kampus 2 Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) berubah menjadi tempat lahirnya berbagai inovasi antena hasil karya mahasiswa.

Melalui mata kuliah Antena dan Propagasi, mahasiswa Semester IV Program Studi D3 Teknik Telekomunikasi angkatan 2024 tidak hanya mempelajari teori di kelas, tetapi juga berhasil merancang, mensimulasikan, memfabrikasi, hingga menguji sendiri antena yang mereka buat,

Menurut Humas PNUP Makassar, Selasa (07/07/2026), model pembelajaran tersebut diterapkan oleh dosen pengampu mata kuliah Antena dan Propagasi, Irawati Razak, S.T., M.T., melalui pendekatan Project Based Learning (PjBL) sebagai bagian dari upaya mendukung transformasi pendidikan tinggi yang didorong Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Melalui pendekatan ini, mahasiswa diberikan tantangan menyelesaikan proyek nyata yang mencerminkan kebutuhan dunia industri telekomunikasi.

Mereka tidak hanya memahami konsep gelombang elektromagnetik dan karakteristik antena, tetapi juga dituntut menghasilkan produk yang dapat diuji performanya.

Pada tahap awal perkuliahan, mahasiswa dibekali materi mengenai teori dasar antena, prinsip kerja gelombang elektromagnetik, spektrum frekuensi radio, panjang gelombang, hingga berbagai jenis antena beserta penerapannya dalam sistem komunikasi nirkabel modern.

Pembelajaran kemudian berlanjut pada materi yang lebih mendalam, meliputi pola radiasi, gain, direktivitas, polarisasi, aperture, efisiensi antena, hubungan gain dan direktivitas, hingga penerapan Persamaan Friis dalam analisis komunikasi radio.

Bekal teori tersebut menjadi dasar bagi mahasiswa dalam menyusun desain antena sesuai kebutuhan aplikasi.

Memasuki Ujian Tengah Semester, setiap kelompok mahasiswa mempresentasikan hasil simulasi antena menggunakan perangkat lunak seperti MMANA-GAL untuk antena Yagi, HFSS untuk antena microstrip, maupun aplikasi simulasi lainnya.

Selain memaparkan desain, mahasiswa juga menganalisis parameter penting seperti pola radiasi, gain, VSWR, teknik penyesuaian impedansi menggunakan stub, transformator λ/4, T-Match, Gamma Match, balun, hingga konsep antenna array.

Tahap akhir pembelajaran diwujudkan dalam Evaluasi Akhir Semester yang berlangsung pada 19 dan 24 Juni 2026 di Laboratorium Frekuensi Tinggi Kampus 2 PNUP.

Pada kegiatan ini, mahasiswa melakukan pengukuran dan pengujian langsung terhadap antena hasil rancangan mereka untuk membandingkan performa aktual dengan hasil simulasi.

Beragam produk berhasil direalisasikan, mulai dari Antena Dipole 500 MHz, Antena Dipole 98 MHz, Antena Yagi 5 elemen, Antena Yagi 8 elemen, Antena Microstrip Rectangular 1,9–2,1 GHz, Antena Microstrip Rectangular 2,6 GHz, hingga Antena Microstrip 2×1 Array Rectangular Patch 2,3 GHz.

Keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis proyek mampu mengintegrasikan teori, simulasi, praktik fabrikasi, dan pengujian dalam satu rangkaian proses pembelajaran yang komprehensif.

Mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual, tetapi juga pengalaman teknis yang menjadi bekal memasuki dunia kerja.

Pendekatan Project Based Learning yang diterapkan pada mata kuliah Antena dan Propagasi sekaligus memperkuat komitmen PNUP dalam menghadirkan pendidikan vokasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Melalui pengalaman belajar berbasis proyek, lulusan diharapkan memiliki kompetensi yang lebih siap menjawab kebutuhan industri telekomunikasi sekaligus mendukung transformasi pendidikan tinggi vokasi di Indonesia. (Humas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Modal Donasi

Apresiasi Spesial

Rp

Minimal donasi Rp 5.000

Metode Pembayaran

Pesan apresiasi

Gagal / Pembayaran Belum Selesai

Silakan selesaikan pembayaran atau coba lagi nanti.