BERITA KOTA ONLINE, MAKASSAR – Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi berstandar internasional dengan menggelar International Public Lecture bertajuk “Bridging Academia and Industry: Preparing Future Accountants and Financial Professionals for a Digital and Sustainable Economy”, Jumat (3/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai 3 Gedung Direktorat PNUP itu menghadirkan akademisi internasional, Dr. Faisal Abdullah dari Adelaide Institute of Higher Education, Australia.
Kuliah umum tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memahami tantangan sekaligus peluang profesi akuntansi di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), dan ekonomi berkelanjutan.
Mengusung semangat menjembatani dunia akademik dengan kebutuhan industri, International Public Lecture ini diikuti ratusan mahasiswa, dosen, serta sivitas akademika Jurusan Akuntansi PNUP yang antusias mengikuti setiap sesi diskusi.
Ketua Jurusan Akuntansi PNUP dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari strategi internasionalisasi pendidikan vokasi yang terus dikembangkan oleh jurusan.
Selain memperluas jejaring kerja sama dengan institusi luar negeri, kegiatan ini juga bertujuan menghadirkan pengalaman belajar yang berorientasi global.
Menurutnya, dunia kerja saat ini bergerak sangat cepat sehingga perguruan tinggi tidak cukup hanya membekali mahasiswa dengan kemampuan teknis di bidang akuntansi.
“Lulusan harus memiliki kemampuan berpikir kritis, adaptif terhadap perubahan teknologi, mampu berkomunikasi secara profesional, dan memahami isu-isu keberlanjutan yang kini menjadi perhatian dunia usaha,” ujarnya dilansir Humas PNUP.
Kuliah umum tersebut kemudian dibuka secara resmi oleh Direktur Politeknik Negeri Ujung Pandang.



Dalam sambutannya, Direktur memberikan apresiasi atas inisiatif Jurusan Akuntansi menghadirkan narasumber internasional sebagai bagian dari penguatan kualitas pendidikan vokasi.
Ia menilai kegiatan akademik berskala internasional menjadi salah satu langkah strategis untuk memperluas wawasan mahasiswa sekaligus meningkatkan daya saing lulusan PNUP agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
“Kolaborasi seperti ini harus terus diperkuat agar mahasiswa memperoleh perspektif internasional mengenai perkembangan dunia industri dan profesi yang akan mereka hadapi setelah lulus,” katanya.
Sementara itu, Dr. Faisal Abdullah dalam pemaparannya menjelaskan bahwa profesi akuntan dan tenaga profesional bidang keuangan sedang mengalami transformasi besar akibat digitalisasi dan pemanfaatan Artificial Intelligence.
Menurutnya, AI bukan lagi teknologi masa depan, melainkan sudah menjadi bagian dari aktivitas bisnis yang harus dipahami oleh calon akuntan.
Ia menjelaskan bahwa otomatisasi berbagai proses akuntansi membuat perusahaan membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya mampu mengoperasikan teknologi, tetapi juga memiliki kemampuan analisis, pengambilan keputusan, serta etika profesional yang kuat.
Selain penguasaan teknologi digital, Dr. Faisal juga menyoroti pentingnya penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta praktik bisnis berkelanjutan yang kini menjadi perhatian berbagai perusahaan di dunia.
“Akuntan masa depan bukan hanya menyusun laporan keuangan, tetapi juga menjadi mitra strategis organisasi dalam menciptakan nilai melalui tata kelola yang baik, transformasi digital, dan keberlanjutan,” paparnya.
Paparan tersebut mendapat respons positif dari peserta. Pada sesi tanya jawab, mahasiswa aktif mengajukan berbagai pertanyaan mulai dari dampak AI terhadap profesi akuntansi, peluang bekerja di perusahaan multinasional, hingga kompetensi yang harus dipersiapkan untuk menghadapi persaingan global.
Diskusi berlangsung dinamis karena peserta tidak hanya memperoleh teori, tetapi juga gambaran nyata mengenai perubahan kebutuhan industri keuangan internasional yang semakin mengutamakan kemampuan digital, literasi data, dan inovasi.
Melalui penyelenggaraan International Public Lecture ini, Jurusan Akuntansi PNUP berharap dapat terus membangun ekosistem akademik yang inovatif, adaptif, dan berorientasi global.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya PNUP dalam mencetak lulusan vokasi yang profesional, kompetitif, serta mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan ekonomi digital dan pembangunan berkelanjutan, baik di tingkat nasional maupun internasional. (Humas)































































































































































































































