PNUP Kukuhkan Profesor Robotika Pertama, Ini Profil dan Jejak Riset Internasional Prof Abdul Kadir Muhammad

PNUP Kukuhkan Profesor Robotika Pertama, Ini Profil dan Jejak Riset Internasional Prof Abdul Kadir Muhammad
PNUP Kukuhkan Profesor Robotika Pertama, Ini Profil dan Jejak Riset Internasional Prof Abdul Kadir Muhammad

BERITA KOTA ONLINE, MAKASSAR –Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) akan mencatat sejarah baru dalam perjalanan akademiknya dengan mengukuhkan Prof. Dr. Eng. Abdul Kadir Muhammad, S.T., PG.Dipl., M.Eng. sebagai Guru Besar ke-21 sekaligus profesor pertama di bidang Robotika dan Sistem Kontrol.

Pengukuhan tersebut akan berlangsung dalam Rapat Senat Terbuka Luar Biasa di Auditorium Kampus 2 PNUP, Moncongloe, Kabupaten Maros, Sabtu, 27 Juni 2026.

Prof Abdul Kadir Muhammad merupakan dosen Program Studi Magister Terapan Rekayasa Teknologi Manufaktur, Jurusan Teknik Mesin PNUP. Pengukuhannya menjadi tonggak penting bagi pengembangan ilmu robotika, mekatronika, kecerdasan buatan, dan sistem kontrol di lingkungan pendidikan vokasi Indonesia.

Lahir di Parepare, Sulawesi Selatan, Prof Abdul Kadir Muhammad memiliki rekam jejak akademik yang panjang dan cemerlang.

Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Teknik di bidang Perancangan Mesin atau Desain Mekanik dan tercatat sebagai lulusan terbaik pada 25 Maret 1999.

Semangatnya dalam pengembangan teknologi membawanya melanjutkan studi ke Belanda. Pada tahun 2009, ia meraih Post Graduate Diploma (PG.Dipl.) di bidang Mekatronika dan Kontrol dari Departemen Teknik Sistem Kontrol, HAN University of Applied Sciences, Belanda.

Di tahun yang sama, ia menyelesaikan pendidikan Master of Engineering (M.Eng.) pada bidang Mekatronika dan Kontrol di universitas yang sama.

Karier akademiknya semakin menguat ketika melanjutkan pendidikan doktoral di Jepang. Pada 23 September 2015, ia berhasil meraih gelar Doctor of Engineering (Dr. Eng.) pada bidang Dinamika dan Kontrol Sistem Robotika Teknik Mesin dari Ehime University, Jepang.

Selain pendidikan formal, Prof Abdul Kadir Muhammad juga aktif mengikuti berbagai pelatihan internasional.

Di antaranya Establishing Sustainable Center of Technology di Humber Institute of Technology Kanada, Design Thinking for Community Services di Singapore Polytechnic, serta sejumlah program English for Academic Purpose yang didukung STUNED Belanda dan Ford Foundation.

Kompetensinya juga diperkuat melalui sertifikasi internasional di bidang Mekatronika dari Festo Germany pada 2020 dan sertifikasi Artificial Intelligence dari Certiport Amerika Serikat pada 2024.

Tidak hanya berkiprah di dunia akademik, Prof Abdul Kadir Muhammad juga dikenal aktif menjembatani kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri.

Saat ini ia menjabat sebagai University Coordinator pada University-Industry Research Center for Smart-Green Port, sebuah kerja sama strategis antara PNUP dan PT Pelindo yang berfokus pada pengembangan teknologi pelabuhan cerdas, sistem kendali crane, monitoring digital, dan infrastruktur hemat energi.

Ia juga memimpin proyek pengembangan sistem kontrol dan monitoring Rubber Tyred Gantry Crane serta teknologi deteksi kebocoran peti kemas berbasis kecerdasan buatan untuk PT Pelindo sejak tahun 2023.

Pengalamannya sebagai konsultan juga tercatat di berbagai institusi, termasuk Yayasan Kalla sebagai Konsultan Robotika untuk pendidikan dan pelatihan serta PT PLN sebagai Konsultan Teknik dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.

Dalam bidang penelitian, capaian Prof Abdul Kadir Muhammad terbilang impresif. Ia telah memperoleh 21 hibah penelitian eksternal dari kementerian, industri nasional, mitra luar negeri, dan perguruan tinggi internasional, serta tiga hibah internal PNUP.

Sejumlah riset yang dipimpinnya memiliki dampak langsung terhadap dunia industri dan masyarakat.

Di antaranya pengembangan sistem deteksi kebocoran peti kemas berbasis Artificial Intelligence untuk Pelindo, sistem kontrol crane anti-ayunan dan anti-benturan di terminal peti kemas, hingga robot penebar pakan otomatis berbasis Internet of Things untuk mendukung produktivitas tambak.

Pada 2026, ia kembali dipercaya memimpin riset internasional bertajuk Intelligent Water Quality Management for Mud Crab Aquaculture yang didanai University Technical Malaysia Melaka.

Di tahun yang sama, ia juga memimpin penelitian pengembangan sistem kontrol robot pemanen berbasis Deep Learning yang didukung Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Kiprah tersebut menunjukkan konsistensinya dalam mengembangkan teknologi yang tidak hanya berorientasi pada publikasi ilmiah, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan industri dan masyarakat.

Pengukuhan Prof Abdul Kadir Muhammad sebagai Guru Besar Robotika dan Sistem Kontrol pertama di PNUP diharapkan semakin memperkuat posisi kampus vokasi tersebut sebagai pusat pengembangan teknologi terapan, robotika, kecerdasan buatan, dan inovasi industri di Indonesia Timur.

Dengan pengalaman akademik internasional, kolaborasi industri yang luas, serta rekam jejak penelitian yang kuat, Prof Abdul Kadir Muhammad menjadi salah satu sosok yang dinilai berhasil membawa ilmu robotika dan sistem kontrol lebih dekat dengan kebutuhan dunia kerja dan pembangunan nasional. (Humas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Modal Donasi

Apresiasi Spesial

Rp

Minimal donasi Rp 5.000

Metode Pembayaran

Pesan apresiasi

Gagal / Pembayaran Belum Selesai

Silakan selesaikan pembayaran atau coba lagi nanti.