BERITA KOTA ONLINE, PANGKEP – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) melaksanakan pendampingan manajemen usaha berbasis digital bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep, Jumat (12/6/2026).
Kegiatan yang melibatkan UMKM Barakka Jaya sebagai mitra pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas manajerial pelaku usaha sekaligus memperkuat pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan daya saing di tengah perkembangan ekonomi digital yang semakin pesat.
Tim PKM dipimpin oleh Dr. Mawardi, S.E., M.Si., dengan anggota Aisyah, M.Si., Syahriah Sari, S.E., M.Si., dan Andi Tenri Ellyana Haris, S.ST., M.AB. Selama kegiatan, peserta mendapatkan pendampingan langsung mengenai pengelolaan usaha yang lebih terstruktur dan adaptif terhadap perubahan pasar.
Ketua Tim PKM, Dr. Mawardi, mengatakan transformasi digital merupakan kebutuhan penting bagi UMKM agar mampu bertahan sekaligus berkembang dalam persaingan bisnis yang semakin kompetitif.
“Pemanfaatan teknologi digital tidak hanya memperluas akses pasar, tetapi juga membantu pelaku usaha dalam menyusun strategi bisnis yang lebih efektif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Pendampingan diawali dengan identifikasi kondisi usaha yang dijalankan peserta. Hasil identifikasi tersebut kemudian menjadi dasar dalam penyusunan Business Model Canvas (BMC), sebuah metode yang membantu pelaku usaha memetakan model bisnis secara sistematis.
Melalui BMC, peserta dibimbing untuk memahami berbagai komponen penting dalam pengembangan usaha, mulai dari segmentasi pelanggan, proposisi nilai, saluran distribusi, hubungan pelanggan, hingga struktur biaya dan sumber pendapatan.
Selain pendampingan model bisnis, tim PKM PNUP juga memberikan pelatihan optimalisasi media sosial sebagai sarana promosi digital.
Materi yang diberikan mencakup teknik pembuatan konten menarik, pemanfaatan fitur-fitur media sosial, hingga strategi meningkatkan interaksi dengan pelanggan untuk memperluas jangkauan pemasaran.



Para peserta juga mendapatkan bimbingan terkait pemanfaatan marketplace sebagai salah satu kanal pemasaran digital yang memiliki potensi besar untuk meningkatkan penjualan produk UMKM.
Materi yang disampaikan meliputi pengelolaan toko daring, penyusunan deskripsi produk yang efektif, teknik fotografi produk sederhana namun menarik, serta strategi pelayanan pelanggan secara digital.
Menurut Aisyah, M.Si., kemampuan memanfaatkan platform digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan daya saing UMKM di era ekonomi modern.
“Melalui pendampingan ini, kami berharap pelaku UMKM dapat lebih percaya diri memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pengembangan usaha dan peningkatan penjualan,” katanya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyusunan rencana pengembangan usaha berdasarkan hasil analisis model bisnis yang telah dibuat bersama peserta.
Dalam sesi ini, pelaku UMKM didampingi untuk mengidentifikasi peluang pasar, potensi pengembangan produk, serta strategi peningkatan kapasitas usaha yang sesuai dengan kebutuhan bisnis mereka.
Sebagai bagian dari komitmen pendampingan berkelanjutan, tim PKM bersama peserta juga menyusun action plan selama satu tahun ke depan.
Rencana tersebut mencakup peningkatan konsistensi promosi melalui media sosial, optimalisasi toko di marketplace, pengembangan kemasan produk, serta peningkatan kualitas layanan kepada pelanggan.
Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat ini, Jurusan Administrasi Niaga PNUP berharap UMKM di Kecamatan Bungoro semakin siap menghadapi tantangan bisnis di era digital.
Pendampingan tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan usaha yang berkelanjutan, memperluas akses pasar, serta meningkatkan daya saing UMKM lokal di tingkat regional maupun nasional. (Humas)































































































































































































































