Warga Harap Aksi Demonstrasi Tetap Tertib Tanpa Pembakaran Ban dan Penutupan Jalan

Warga Harap Aksi Demonstrasi Tetap Tertib Tanpa Pembakaran Ban dan Penutupan Jalan

KENDARI- Berita kota online Sejumlah warga Kota Kendari berharap pelaksanaan aksi unjuk rasa tetap berlangsung secara tertib dan tidak disertai pembakaran ban maupun penutupan akses jalan yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.

Harapan tersebut disampaikan sejumlah pengguna jalan saat aksi demonstrasi berlangsung di kawasan perempatan Kantor Kejaksaan Negeri Kendari, Kamis (18/6/2026).

Menurut mereka, penyampaian aspirasi merupakan hak setiap warga negara yang harus dihormati, namun pelaksanaannya juga perlu memperhatikan kepentingan masyarakat luas.

 

Warni, salah seorang pengguna jalan, mengaku mendukung perjuangan mahasiswa dan kelompok masyarakat yang menyuarakan aspirasi publik. Namun, ia menilai aksi yang disertai pembakaran ban dan pemblokiran jalan berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi warga.

“Kami menghargai perjuangan adik-adik mahasiswa yang menyampaikan aspirasi. Hanya saja, jika jalan ditutup dan ban dibakar, masyarakat yang sedang beraktivitas menjadi terdampak,” ujarnya.

Menurutnya, asap yang dihasilkan dari pembakaran ban tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga dapat membahayakan kesehatan masyarakat di sekitar lokasi aksi.

Pendapat serupa disampaikan Rafi. Ia menegaskan bahwa demonstrasi merupakan bagian dari kebebasan berekspresi yang dilindungi oleh undang-undang. Meski demikian, aksi tersebut sebaiknya dilakukan tanpa menghambat arus lalu lintas.

“Kami mendukung penyampaian pendapat di muka umum, tetapi alangkah baiknya jika tidak sampai menutup jalan. Banyak warga yang sedang bekerja, mengantar anak sekolah, atau memiliki urusan penting lainnya,” katanya.

Selain memicu kemacetan, Rafi menilai asap tebal akibat pembakaran ban dapat mengurangi jarak pandang pengendara dan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, terutama di kawasan yang ramai dilalui kendaraan.

Ia berharap seluruh pihak dapat mengedepankan cara-cara yang lebih aman dan tertib dalam menyampaikan aspirasi sehingga pesan yang ingin disampaikan tetap diterima tanpa mengganggu masyarakat.

Sementara itu, warga lainnya, Erna Ling, mengajak seluruh peserta aksi untuk menjaga suasana kondusif di Kota Kendari. Menurutnya, penyampaian aspirasi dan menjaga ketertiban umum dapat berjalan beriringan.

“Kami mendukung perjuangan yang dilakukan untuk kepentingan rakyat. Namun, mari bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan kota yang kita cintai,” tuturnya.

Diketahui, pembakaran ban bekas dapat menghasilkan asap yang mengandung berbagai zat berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan. Karena itu, sejumlah pihak mengimbau agar bentuk-bentuk aksi yang dilakukan tetap memperhatikan aspek keselamatan publik dan kelestarian lingkungan.

Laporan : Muh Hasyim

Editor : Moch Amir D/Umar Dany

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Modal Donasi

Apresiasi Spesial

Rp

Minimal donasi Rp 5.000

Metode Pembayaran

Pesan apresiasi

Gagal / Pembayaran Belum Selesai

Silakan selesaikan pembayaran atau coba lagi nanti.