BERITA KOTA ONLINE, MAKASSAR – Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) kembali menorehkan sejarah dalam penguatan kapasitas akademiknya.
Melalui Sidang Senat Terbuka Luar Biasa yang berlangsung di Auditorium Kampus 2 Moncongloe, Sabtu (27/6/2026), Prof. Dr. Eng. Abdul Kadir Muhammad, S.T., PG.Dipl., M.Eng. resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang Robotika dan Sistem Kontrol sekaligus menjadi Profesor ke-21 di lingkungan PNUP.
Pengukuhan tersebut dipimpin Ketua Senat PNUP, Prof. Dr. Ir. Muhammad Arsyad, M.T., disaksikan jajaran pimpinan perguruan tinggi, sivitas akademika, mitra industri, serta tamu kehormatan dari berbagai instansi pemerintah.
Momentum ini tidak hanya menjadi pencapaian pribadi bagi Prof. Abdul Kadir Muhammad, tetapi juga mempertegas komitmen PNUP dalam memperkuat pendidikan vokasi berbasis riset dan inovasi teknologi yang relevan dengan kebutuhan industri.
Dalam pidato pengukuhannya yang berjudul “Robotika dan Sistem Kontrol Cerdas untuk Industri dan Pertanian Berkelanjutan”, Prof. Abdul Kadir Muhammad memaparkan pentingnya pengembangan teknologi robotika yang mampu menjawab tantangan dunia industri modern sekaligus mendukung sektor pertanian yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
Ia menekankan bahwa arah riset ke depan harus berfokus pada pengembangan robot otonom yang adaptif, integrasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan Internet of Things (IoT) dalam sistem pengambilan keputusan, serta teknologi yang mampu meningkatkan keselamatan kerja sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.
Berbagai hasil penelitian yang dipaparkan menunjukkan implementasi nyata teknologi tersebut, mulai dari sistem kendali anti-ayunan Rubber Tyred Gantry Crane di kawasan pelabuhan, teknologi deteksi kebocoran kontainer berbasis deep learning, hingga robot panen menggunakan computer vision serta sistem monitoring budidaya ikan dan jamur tiram berbasis IoT.
Seluruh inovasi tersebut lahir melalui kolaborasi dengan berbagai mitra strategis, di antaranya PT Pelindo melalui University-Industry Research Center for Smart-Green Port, PT PLN, serta Yayasan Kalla.
Perjalanan akademik Prof. Abdul Kadir Muhammad juga menjadi inspirasi bagi generasi muda. Lulusan terbaik Teknik Mesin Universitas Hasanuddin tahun 1999 itu melanjutkan pendidikan Master of Engineering di HAN University of Applied Sciences, Belanda, melalui beasiswa STUNED Netherlands pada 2009. Selanjutnya, ia meraih gelar Doctor of Engineering di Ehime University, Jepang, pada 2015 melalui Indonesia Doctoral Scholarship.
Kini, selain menyandang jabatan Profesor yang efektif sejak 1 Januari 2026, ia juga dipercaya memimpin Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) PNUP dengan fokus pengembangan riset di bidang robotika, mekatronika, dinamika, dan sistem kontrol.
Produktivitas ilmiahnya juga menjadi salah satu kekuatan utama. Hingga saat ini, ia telah menghasilkan 94 publikasi pada jurnal dan prosiding internasional bereputasi, menulis satu book chapter yang diterbitkan Springer Nature, serta mengantongi lima paten, terdiri atas tiga paten yang telah granted dan dua lainnya masih dalam proses.
Di tingkat internasional, Prof. Abdul Kadir Muhammad dipercaya sebagai Editor in Chief INTEK International Journal, General Chair Makassar Conference of Applied Sciences (MCAS) sejak 2023, serta menjadi Recognized Reviewer untuk sejumlah jurnal bereputasi yang diterbitkan Elsevier dan Wiley.
Sejumlah penghargaan bergengsi turut mengukuhkan kiprahnya, di antaranya The President Award dari Ehime University pada 2015 serta Best Paper Award yang diraih pada konferensi internasional di Ethiopia pada 2021.
Prosesi pengukuhan ditandai dengan penandatanganan Kode Etik Profesor dan pengalungan selempang Guru Besar oleh Ketua Senat PNUP sebagai simbol amanah akademik yang kini diemban.
Mewakili Direktur PNUP, Wakil Direktur Bidang Akademik, Prof. Ahmad Rizal Sultan, S.T., M.T., Ph.D., menegaskan bahwa bertambahnya Guru Besar menjadi modal penting dalam memperkuat daya saing pendidikan vokasi Indonesia.
“Kehadiran Guru Besar merupakan kekuatan nyata bagi PNUP untuk terus menghasilkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, dunia usaha, dan dunia industri,” ujarnya.
Dengan bertambahnya Prof. Abdul Kadir Muhammad sebagai Profesor ke-21, PNUP semakin memperkokoh posisinya sebagai perguruan tinggi vokasi yang mengedepankan riset terapan, kolaborasi industri, dan inovasi teknologi menuju daya saing nasional maupun global. (Humas),































































































































































































































