MAKASSAR – Dalam semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Makassar ke-418, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Jenjang SMP Negeri Kota Makassar menyampaikan pesan kebersamaan dan semangat gotong royong sebagai fondasi untuk membangun generasi masa depan yang cerdas dan berakhlak.
Ketua MKKS Kota Makassar, Drs. Kaswadi, M.Pd, menyampaikan bahwa usia 418 tahun merupakan momentum berharga bagi seluruh elemen masyarakat untuk merefleksikan perjalanan panjang Kota Makassar yang dikenal dengan budaya siri’ na pacce, simbol kehormatan dan solidaritas masyarakat Sulawesi Selatan.
“Makassar telah tumbuh menjadi kota besar yang modern, tetapi nilai kebersamaan dan gotong royong tetap harus dijaga. Di usia ke-418 ini, kami dari MKKS mengajak seluruh warga untuk merajut harmoni, saling mendukung, dan berperan aktif membangun kota tercinta,” ujar Kaswadi.
Dalam kesempatan itu, MKKS juga menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan di Kota Makassar.
Menurut Kaswadi, kemajuan sebuah kota tidak hanya diukur dari infrastruktur, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusianya.
BACA JUGA:
Pandji Pragiwaksono Dilaporkan ke Mabes Polri, Tokoh Toraja: Hukum Adat Tetap Berjalan

Oleh karena itu, MKKS bertekad menjadikan lembaga pendidikan menengah sebagai ruang pembinaan karakter, kreativitas, dan kecerdasan generasi muda.
“Mari kita jadikan momentum HUT Kota Makassar ini untuk memperkuat sinergi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat. Pendidikan yang berakar pada nilai-nilai lokal dan moral akan melahirkan generasi unggul yang siap bersaing dan tetap menjunjung etika serta budi pekerti,” tambahnya.
Selain itu, MKKS juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Makassar yang selama ini konsisten dalam memperhatikan sektor pendidikan, termasuk penguatan digitalisasi sekolah dan peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik.
Kaswadi berharap semangat “Makassar Kota Dunia” yang digaungkan oleh pemerintah dapat diwujudkan melalui kolaborasi yang harmonis antar sektor, dengan pendidikan sebagai pusat pembentukan karakter unggul bangsa.
“Kita semua punya peran, dan kebersamaan adalah kunci utama untuk membangun Makassar yang lebih maju, religius, dan berdaya saing global,” pungkasnya. (*)
Pewarta: Syahrul































































































































































































































