Makassar, Beritakota Online-PLN UPDK Tello melakukan kerjasama dengan Komando Daerah Militer (KODIM) 1405 Pare-pare terkait pemanfaatan fly ash bottom ash (FABA) berdasarkan perjanjian kerjasama antara PT PLN (Persero) dan Tentara Nasional Indonesia.

Kemitraan antara PT PLN (Persero) UPDK Tello dengan Stakeholder dalam hal ini Komando Daerah Militer (KODIM) 1405 Pare-pare sebagai bentuk komitmen bersama untuk memanfaatkan limbah batu bara PLTU Barru yang memiliki nilai ekonomis.
Saat ini, PLN UPDK Tello dan PLTU Barru menjalin kerjasama dengan Komando Distrik Militer (KODIM) 1405 Pare-Pare untuk melakukan pemanfaatan FABA tersebut sebagai material bahan bangunan. FABA tersebut nantinya akan diolah dan dimanfaatkan sebagai bahan baku material batako, paving block, sebagai material stabilisasi lahan, material semen mortar, dan juga sebagai material pengecoran jalan. Lokasi pertama yang dijadikan sebagai Pilot Project pemanfaatan FABA ini ialah salah satu unit dari KODIM 1405 Pare-Pare, yaitu KORAMIL 1405-04 Soppeng Riaja, terletak di Kiru-kiru, kec. Soppeng Riaja, Kab. Barru.
Hingga pada akhir bulan Maret ini, pelaksanaan kegiatan pemanfaatan FABA telah terealisasi dalam beberapa pekerjaan. Mulai dari pembuatan Parit, tembok batas stabilisasi, pekerjaan stabilisasi lahan, dan pemasangan Paving blok. Seluruhnya dikerjakan dengan menggunakan FABA PLTU Barru sebagai subtitusi bahan baku.
Komandan KODIM 1405 Pare-pare menjelaskan, kerjasama antara KODIM 1405 Pare-pare dengan PLN UPDK Tello dalam hal ini PLTU Barru diharapkan bisa membantu kegiatan pembangunan infrastruktur baik secara kelembagaan pada KODIM 1405 Pare-pare maupun pada kegiatan tentara manunggal membangun desa (TMMD)
Material FABA yang kini disebut sebagai limbah non B3 terdaftar berdasarkan PP No.22 Tahun 2021, kini dapat dikelola dengan baik dan dapat dimanfaatkan secara luas, seperti pembuatan paving blok, batako, dan lain sebagainya. PLN UPDK Tello dan Indonesia Power berharap, kemitraan ini bisa membantu KODIM 1405 pare-pare dan masyarakat sekitar. (Relis PLN)
Laporan : Abd Samad
Editor : Andi Eka/Saiful Dg Ngemba/Andi A Effendy































































































































































































































