BERITA KOTA ONLINE, JENEPONTO –Peringatan Hari Jadi Kabupaten Jeneponto ke-163 menjadi momentum penting untuk memotret capaian pembangunan daerah sekaligus arah kebijakan ke depan.
Dalam acara yang digelar secara resmi dan dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Bupati Jeneponto Paris Yasir memaparkan sejumlah indikator ekonomi dan sosial yang menunjukkan tren peningkatan signifikan.
Dalam sambutannya, Bupati Paris menegaskan bahwa berbagai capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif pemerintah daerah bersama masyarakat dalam memperkuat fondasi pembangunan di berbagai sektor.
“Angka-angka ini menunjukkan bahwa fondasi ekonomi Jeneponto semakin solid dan bergerak ke arah yang lebih baik,” ujar Paris Yasir dalam peringatan Hari Jadi ke-163 Kabupaten Jeneponto.
Pertumbuhan ekonomi tembus 6,59 persen
Salah satu capaian utama yang disampaikan adalah pertumbuhan ekonomi daerah yang mencapai 6,59 persen pada tahun 2025. Angka tersebut menempatkan Jeneponto sebagai salah satu daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sulawesi Selatan.
Sektor pertanian masih menjadi penopang utama perekonomian daerah, disusul sektor perdagangan dan jasa yang terus menunjukkan perkembangan positif. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jeneponto juga tercatat mencapai Rp34,11 triliun, mencerminkan peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.
Bupati Paris menyebutkan, penguatan sektor riil menjadi fokus utama pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi ke depan.
“Pertanian tetap menjadi tulang punggung ekonomi kita. Ke depan, penguatan hilirisasi dan UMKM akan terus kita dorong,” katanya.
Kemiskinan dan pengangguran menurun
Selain pertumbuhan ekonomi, indikator kesejahteraan masyarakat juga menunjukkan perbaikan. Angka kemiskinan di Jeneponto turun menjadi 11,42 persen, sementara Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) menurun hingga 1,88 persen.
Penurunan ini dinilai sebagai dampak dari berbagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat, pelatihan kerja, serta penguatan sektor UMKM yang terus digencarkan pemerintah daerah.
Menurut Bupati Paris, capaian tersebut tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah daerah, sektor swasta, dan masyarakat dalam memperluas kesempatan kerja.
“Penurunan angka kemiskinan dan pengangguran ini adalah hasil kerja bersama yang harus terus kita jaga,” ujarnya.
IPM Jeneponto tembus kategori tinggi
Dari sisi pembangunan manusia, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jeneponto juga mengalami peningkatan dan kini berada di angka 70,25. Capaian ini menempatkan Jeneponto dalam kategori tinggi secara nasional.
Peningkatan IPM ini didorong oleh perbaikan di sektor pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat. Pemerintah daerah disebut terus memperluas akses layanan dasar untuk meningkatkan kualitas hidup warga.
“IPM kita terus naik dan ini menunjukkan kualitas hidup masyarakat juga semakin membaik,” kata Paris.
Kinerja tata kelola pemerintahan juga meningkat
Selain indikator ekonomi dan sosial, tata kelola pemerintahan juga mengalami perbaikan. Nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Jeneponto berhasil meraih predikat B, menunjukkan peningkatan kinerja birokrasi daerah.
Sementara itu, Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) terhadap layanan publik mencapai 79,67 persen, yang menandakan adanya peningkatan kualitas pelayanan pemerintah kepada masyarakat.
Bupati Paris menegaskan bahwa reformasi birokrasi akan terus diperkuat agar pelayanan publik semakin cepat, transparan, dan akuntabel.
Dukungan Pemprov Sulsel Rp10 miliar
Dalam rangkaian Hari Jadi ke-163, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan turut menyerahkan bantuan senilai sekitar Rp10 miliar untuk mendukung pembangunan di Jeneponto.
Bantuan tersebut meliputi satu unit mobil pemadam kebakaran, traktor roda empat untuk sektor pertanian, hibah rumah ibadah senilai Rp1,11 miliar, serta dukungan peralatan dan kemasan bagi pelaku UMKM.
Bantuan ini diharapkan dapat memperkuat sektor pelayanan dasar sekaligus meningkatkan produktivitas ekonomi masyarakat.
Peresmian proyek dan penguatan fasilitas publik
Momentum Hari Jadi juga ditandai dengan peresmian sejumlah proyek pembangunan, termasuk ruas jalan, gedung pelayanan publik, fasilitas kesehatan seperti puskesmas, serta Stadion Mini Turatea yang diharapkan menjadi pusat aktivitas olahraga dan ruang publik masyarakat.
Selain itu, pemerintah daerah juga menyalurkan program sosial seperti kepesertaan BPJS bagi masyarakat, santunan sosial, serta penghargaan kepada insan pers yang berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Arah pembangunan ke depan
Bupati Paris menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus melanjutkan pembangunan dengan fokus pada sektor strategis seperti ketahanan pangan, penguatan UMKM, peningkatan kualitas pendidikan, dan layanan kesehatan.
“Kita tidak boleh berhenti di capaian ini. Ke depan, pembangunan harus lebih merata dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Dengan berbagai capaian tersebut, peringatan Hari Jadi ke-163 Kabupaten Jeneponto menjadi refleksi atas kemajuan pembangunan sekaligus penguatan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. (*)
































































































































































































































