BEEROTA KOTA ONLINE, MAKASSAR – Momentum pengukuhan Guru Besar ke-21 Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) tidak hanya menjadi tonggak sejarah bagi dunia pendidikan vokasi, tetapi juga menghadirkan harapan besar agar ilmu pengetahuan mampu memberikan solusi nyata bagi pembangunan daerah.
Harapan itu disampaikan Wali Kota Parepare H. Tasming Hamid, S.E., S.H. melalui Sekretaris Daerah Kota Parepare, Amarun Agung Hamka, S.STP., M.Si., saat menghadiri rapat senat terbuka luar biasa pengukuhan Prof. Dr. Eng. Abdul Kadir Muhammad, S.T., PGDipl., M.Eng. sebagai Guru Besar ke-21 PNUP di Kampus II PNUP Moncongloe, Kabupaten Maros, Sabtu (27/6/2026).
Acara tersebut dihadiri pimpinan institusi, sivitas akademika, unsur pemerintah, serta mitra industri, di antaranya PT Pelindo, PT PLN, PT Semen Tonasa, PT Freshindo Tirtajaya (Mayora Group), PT Makassar Tene, dan PT Eastern Pearl Flour Mills.
Rapat senat terbuka dipimpin Ketua Senat PNUP Prof. Dr. Ir. Muhammad Arsyad, M.T., sebagai prosesi resmi pengukuhan profesor vokasi terbaru di lingkungan PNUP.
Dalam sambutannya, Amarun Agung Hamka menyampaikan pesan khusus dari Wali Kota Parepare kepada Prof. Abdul Kadir Muhammad yang merupakan putra asli Parepare.
Ia mengingatkan bahwa Parepare dikenal sebagai Kota Cinta BJ Habibie dan Ainun, sebuah kota yang melahirkan inspirasi tentang bagaimana ilmu pengetahuan mampu mengangkat martabat bangsa di mata dunia.
“Dari Parepare kita belajar untuk meraih mimpi besar. Ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi mimpi besar dengan memiliki ilmu, kerja keras dan cita-cita,” ujarnya membacakan pesan Wali Kota.
Menurutnya, pengukuhan guru besar bukan sekadar pencapaian akademik pribadi, tetapi menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dengan pemerintah daerah dalam menghadirkan solusi atas berbagai tantangan pembangunan.
Wali Kota Parepare berharap riset-riset yang lahir dari kampus semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat, mampu menjawab persoalan pelayanan publik, memperkuat daya saing industri, hingga memberikan solusi atas berbagai persoalan riil yang dihadapi daerah.
“Kami percaya PNUP mengambil peran dalam sinergitas dan mendukung kebutuhan serta persoalan daerah,” katanya.





Di akhir sambutan, Amarun menyampaikan ucapan selamat atas nama Pemerintah Kota Parepare dan secara pribadi dari Wali Kota Tasming Hamid kepada Prof. Abdul Kadir Muhammad atas capaian akademik tertinggi tersebut.
Ia berharap ilmu yang dimiliki dapat menjadi cahaya bagi mahasiswa, memperkuat institusi, sekaligus menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Prof. Abdul Kadir Muhammad.
“Ilmu yang disertai pengabdian akan melahirkan peradaban,” tutupnya.
Sementara itu, Direktur PNUP Prof. Rusdi Nur, S.ST., M.T., Ph.D., yang diwakili Wakil Direktur I Bidang Akademik Prof. Ahmad Rizal Sultan, S.T., M.T., Ph.D., menyampaikan apresiasi atas pengukuhan Prof. Abdul Kadir Muhammad sebagai Guru Besar ke-21 PNUP.
Ia menilai capaian tersebut menjadi bukti kemajuan pendidikan vokasi di Indonesia. Bahkan, dengan bertambahnya jumlah profesor, PNUP kini sejajar dengan Politeknik Negeri Bandung sebagai perguruan tinggi vokasi dengan jumlah profesor terbanyak di Indonesia.
“Sekarang kita sejajar dengan Polban Bandung melahirkan profesor vokasi terbanyak di Indonesia,” ujarnya.
Pengukuhan Prof. Abdul Kadir Muhammad sekaligus menjadi penegasan komitmen PNUP dalam memperkuat budaya riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat melalui pendidikan vokasi yang adaptif terhadap kebutuhan dunia usaha, dunia industri, dan pembangunan nasional. (Humas)































































































































































































































