MAKASSAR – Mahasiswa Program Studi D3 Sanitasi Politeknik Muhammadiyah Makassar mengadakan penyuluhan kesehatan masyarakat di Aula MTS Muhammadiyah Cabang Mamajang, Jalan Dr. Ratulangi, Makassar, pada Senin (16/12).
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya Demam Berdarah Dengue (DBD) dan pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan sekolah.
Acara yang diikuti oleh 30 siswa dari MTS Muhammadiyah ini juga dihadiri oleh dosen, staf Prodi Sanitasi, mahasiswa penyuluh, serta para guru.
Salah satu guru yang hadir, Jumran, S.Pd., M.Pd., yang juga Wakil Kepala Madrasah MTS Mamajang, menekankan pentingnya kegiatan ini di musim penghujan, mencegah Aedes aegypti lebih tinggi.
“Kegiatan seperti ini sangat membantu siswa untuk memahami betapa pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah pencegahan terhadap DBD,” ujar Jumran yang juga menerima kenang kenangan dari Dosen.

BACA JUGA:
Mahasiswa UIN Alauddin Makassar Belajar Strategi Humas di Polres Gowa
28 Peserta Program Ekosistem Pendidik Profesional Resmi Menjadi Fasilitator di Samarinda


Adapun penyuluhan yang dibawakan oleh mahasiswa Prodi D3 Sanitasi Poltekmuh mencakup Materi, Bahaya DBD dibawakan oleh Marwah Tussyaddiah dan Nadyah Nur Inayah.
Sedangkan Materi Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) dibawakan oleh Qusnul Khatima
Marwah Tussyaddiah menjelaskan kepada siswa, Penerapan 3M sangat efektif untuk mencegah berkembangbiaknya nyamuk penyebab DBD di lingkungan.
“Menguras, menutup, dan mendaur ulang adalah langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk menjaga lingkungan tetap sehat dan aman.” tutur Marwah.
“Kami berharap siswa dapat mengaplikasikannya di rumah untuk menjaga lingkungan tetap bersih dan aman dari nyamuk penyebab DBD.” jelas Nadyah Nur Inayah.
BACA JUGA:
Mahasiswa KKN UNY 2024 Lakukan Pemantauan Jentik Nyamuk di Dusun Demen untuk Cegah Demam Berdarah

Sementara itu, Dosen Prodi Sanitasi, Ibu Yunico, SKM, M.Kes., mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan tidak hanya untuk memberikan edukasi kepada siswa.
Tetapi juga untuk membangun kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Kami berharap, melalui penyuluhan ini, siswa dapat menjadi agen perubahan dalam keluarga dan masyarakatnya,” ungkapnya.
Ibu A. Sry Wahyuni, ST, M.Si., dosen lainnya dari Prodi Sanitasi, menambahkan, Pentingnya menerapkan PHBS dalam kehidupan sehari-hari, terutama di lingkungan sekolah.
“Dengan menjaga kebersihan, kita tidak hanya mencegah DBD, tetapi juga berbagai penyakit lainnya yang dapat mengganggu kesehatan kita.” ujarnya.
Sementara itu mahasiswa Qusnul Khatima, memberikan simulasi PHBS mencuci tangan dengan benar menggunakan sabun dan air mengalir untuk mencegah penyebaran kuman dan penyakit.
“Siswa diajarkan mencuci tangan dengan benar melalui simulasi, agar dapat diterapkan dimana saja,” ujar Qusnul Khatima
Para siswa tampak antusias selama sesi penyuluhan, aktif bertanya, dan berbagi pengalaman mengenai cara mencegah DBD dan Perilaku Hidup Sehat di rumah masing-masing.
Kegiatan ini merupakan kontribusi nyata mahasiswa D3 Sanitasi Poltekmuh Makassar dalam meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah Mamajang.
Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan bebas dari penyakit berbahaya (Arya).
Editor: Andi Ahmad Effendy
==================





























































































