BERITA KOTA ONLINE, MAKASSAR – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 tingkat Kecamatan Pallangga resmi digelar sebagai bagian dari rangkaian perencanaan pembangunan di Kabupaten Gowa.
Kegiatan ini merupakan forum strategis untuk menghimpun dan menyelaraskan aspirasi masyarakat dari tingkat desa dan kelurahan agar menjadi dasar penyusunan program pembangunan tahun mendatang.
Musrenbang Kecamatan Pallangga merupakan lanjutan dari Musrenbang desa dan kelurahan yang telah dilaksanakan sebelumnya.
Forum ini diikuti oleh unsur pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan kelurahan,
Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, tokoh pemuda, perempuan, serta perwakilan organisasi dan lembaga kemasyarakatan lainnya.
Kecamatan Pallangga memiliki wilayah seluas 48,24 kilometer persegi dengan cakupan 4 kelurahan dan 12 desa yang berada di kawasan daratan rendah Kabupaten Gowa.
Kondisi tersebut menjadikan kebutuhan pembangunan di wilayah ini cukup beragam, mulai dari infrastruktur dasar, peningkatan layanan publik, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
BACA JUGA:
Kejaksaan Negeri Gowa Tetapkan Kepsek SMPN 1 Pallangga Tersangka Korupsi Dana BOS
Peredaran Narkoba di Sulsel Kian Menggila, Kapolda Minta Timsus Bergerak Lebih Agresif
Camat Pallangga, Sachrial AP, M.Si dalam sambutannya menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda tahunan, melainkan ruang penting bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan riil yang dirasakan langsung di lingkungan masing-masing.
Ia menekankan pentingnya menyusun usulan pembangunan yang benar-benar tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi warga.
“Musrenbang ini bertujuan menghimpun aspirasi masyarakat Kecamatan Pallangga untuk perencanaan pembangunan tahun 2027. Karena itu, saya berharap hasil Musrenbang ini benar-benar tepat sasaran, berguna, dan memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujar Sachrial.
Ia menjelaskan bahwa mekanisme Musrenbang dilaksanakan secara berjenjang, dimulai dari tingkat desa dan kelurahan pada pekan ketiga dan keempat bulan Januari, kemudian dilanjutkan Musrenbang tingkat kecamatan hingga pertengahan Februari.
Seluruh usulan yang disepakati akan disaring dan diprioritaskan untuk diusulkan ke tingkat kabupaten.
Sebagai pimpinan wilayah, Sachrial berharap aspirasi masyarakat yang telah disepakati bersama dapat menjadi rujukan utama dalam penyusunan program pembangunan ke depan.
Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci agar pembangunan yang direncanakan sejalan dengan kebutuhan di lapangan.
“Saya sangat berharap aspirasi warga Kecamatan Pallangga yang disepakati dalam Musrenbang ini dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kepentingan dan kebutuhan masyarakat di empat kelurahan dan dua belas desa,” harapnya.
Melalui Musrenbang ini, Pemerintah Kecamatan Pallangga menegaskan komitmennya untuk mendorong pembangunan yang inklusif, partisipatif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (*)
Pewarta: Ady Sijaya



















