PNUP Jalani Witness Uji Kompetensi Penambahan 34 Skema Sertifikasi Baru 2026

PNUP Jalani Witness Uji Kompetensi Penambahan 34 Skema Sertifikasi Baru 2026
Jajaran Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Politeknik Negeri Ujung Pandang bersama Asesor Lisensi Kepala Silvia Wahyuni Harahap, Asesor Lisensi Nurul Fajriah, serta peserta dan panitia berfoto bersama usai pelaksanaan Witness Uji Kompetensi Penambahan 34 Skema Sertifikasi Baru Tahun 2026 di Kampus 1 Politeknik Negeri Ujung Pandang, Makassar, Sabtu (12/7/2026) (Foto: Humas)

BERITA KOTA ONLINE, MAKASSAR – Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) melaksanakan kegiatan Penyaksian Uji Kompetensi (Witness) Penambahan Skema Sertifikasi Baru Tahun 2026 pada 11–12 Juli 2026 di Kampus 1 Politeknik Negeri Ujung Pandang.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya PNUP memperluas ruang lingkup sertifikasi kompetensi bagi mahasiswa dan lulusan agar semakin sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

Pelaksanaan witness disaksikan secara langsung oleh Asesor Lisensi Kepala, Silvia Wahyuni Harahap, bersama Asesor Lisensi, Nurul Fajriah. Kehadiran kedua asesor lisensi tersebut bertujuan memastikan seluruh proses pelaksanaan uji kompetensi berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Mulai dari kesiapan perangkat asesmen, kompetensi asesor, kelayakan Tempat Uji Kompetensi (TUK), hingga kesesuaian pelaksanaan sertifikasi dengan standar yang telah ditetapkan.

Dalam kegiatan ini, LSP PNUP mengusulkan 34 skema sertifikasi kompetensi baru yang berasal dari berbagai program studi dan Tempat Uji Kompetensi (TUK) di lingkungan Politeknik Negeri Ujung Pandang.

Rinciannya meliputi 7 skema dari TUK Teknologi Informasi dan Komunikasi, 6 skema dari TUK Teknik Elektro, 6 skema dari TUK Teknik Mesin, 6 skema dari TUK Teknik Kimia, 4 skema dari TUK Akuntansi, 2 skema dari TUK Administrasi Niaga, serta 3 skema dari TUK Pemasaran.

Ketua Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Politeknik Negeri Ujung Pandang, Dr. Eng. Pria Gautama, S.T., M.T., mengatakan bahwa penambahan skema sertifikasi merupakan langkah strategis untuk meningkatkan layanan sertifikasi kompetensi di lingkungan PNUP.

Menurutnya, melalui penambahan skema tersebut, mahasiswa akan memiliki kesempatan yang lebih luas memperoleh pengakuan kompetensi secara profesional sesuai dengan bidang keahlian masing-masing.

Hal ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing lulusan ketika memasuki dunia kerja.

Pelaksanaan witness juga menjadi wujud komitmen PNUP dalam memperkuat keterkaitan antara pendidikan vokasi dengan kebutuhan kompetensi di dunia usaha dan dunia industri.

Sertifikasi kompetensi dipandang sebagai instrumen penting untuk memastikan lulusan tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga kompetensi kerja yang terukur, terstandar, dan diakui secara profesional.

Melalui penambahan 34 skema sertifikasi baru ini, LSP PNUP terus berupaya meningkatkan mutu penyelenggaraan sertifikasi kompetensi sekaligus memperluas pilihan skema yang dapat diakses mahasiswa dari berbagai program studi.

Langkah tersebut diharapkan semakin memperkuat posisi Politeknik Negeri Ujung Pandang sebagai perguruan tinggi vokasi yang menghasilkan lulusan kompeten, tersertifikasi, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja. (Humas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Modal Donasi

Apresiasi Spesial

Rp

Minimal donasi Rp 5.000

Metode Pembayaran

Pesan apresiasi

Gagal / Pembayaran Belum Selesai

Silakan selesaikan pembayaran atau coba lagi nanti.