Mahasiswa KKN Unhas Gelar Go Lindi, Edukasi Pemanfaatan Pupuk Organik Cair di Kelurahan Katimbang

Mahasiswa KKN Unhas Gelar Go Lindi, Edukasi Pemanfaatan Pupuk Organik Cair di Kelurahan Katimbang
Mahasiswa KKN Tematik Zero Waste Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) memberikan materi mengenai pemanfaatan air lindi sebagai pupuk organik cair (POC) kepada warga dalam program Gerakan Olah Air Lindi (Go Lindi). Foto: Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Kamis (3/8/2026) (Foto: Humas)

BERITA KOTA ONLINE, MAKASSAR –Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Zero Waste Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) menyelenggarakan program Gerakan Olah Air Lindi (Go Lindi) sebagai upaya mengedukasi masyarakat tentang pemanfaatan air lindi menjadi pupuk organik cair (POC).

Kegiatan tersebut berlangsung di kediaman Sahreani, RT 06/RW 05, Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Kamis (3/8/2026).

Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pengolahan air lindi yang berasal dari sampah organik menjadi pupuk organik cair yang ramah lingkungan dan bermanfaat bagi pertumbuhan tanaman.

Kegiatan tersebut juga sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui optimalisasi pemanfaatan limbah organik menjadi produk bernilai guna.

Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh materi mengenai pengertian air lindi, manfaat pupuk organik cair, tahapan pengolahan, hingga teknik pengaplikasiannya pada tanaman.

Setelah sesi pemaparan materi, mahasiswa KKN mendemonstrasikan secara langsung proses pemanfaatan air lindi sebagai pupuk organik cair sehingga peserta dapat memahami penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Penanggung jawab program, Muhammad Fikri, mengatakan Go Lindi dirancang untuk memperkuat pemahaman masyarakat mengenai potensi air lindi sebagai pupuk organik cair sekaligus mendorong penerapan pengelolaan sampah organik yang berkelanjutan.

“Melalui Go Lindi, kami ingin menunjukkan bahwa air lindi hasil pengolahan sampah organik tidak lagi dipandang sebagai limbah, tetapi dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair yang bermanfaat bagi tanaman.

Harapannya, masyarakat dapat menerapkan pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab di lingkungan masing-masing,” ujar Muhammad Fikri.

Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa KKN bersama warga RT 06/RW 05, dengan peserta didominasi oleh ibu rumah tangga. Ketua RT 06/RW 05, Sahreani, menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan program tersebut karena memberikan pengetahuan baru yang dapat diterapkan secara langsung oleh masyarakat.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena kami belajar memanfaatkan air lindi menjadi pupuk organik cair untuk tanaman. Semoga cara ini dapat diterapkan secara rutin di rumah sehingga mampu mengurangi limbah organik sekaligus menjaga lingkungan tetap bersih,” kata Sahreani.

Melalui program Go Lindi, mahasiswa KKN Unhas berharap masyarakat mampu mengolah dan memanfaatkan pupuk organik cair secara mandiri dan berkelanjutan.

Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi timbulan limbah organik, meningkatkan produktivitas tanaman, serta menumbuhkan budaya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab di Kelurahan Katimbang. (Humas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Modal Donasi

Apresiasi Spesial

Rp

Minimal donasi Rp 5.000

Metode Pembayaran

Pesan apresiasi

Gagal / Pembayaran Belum Selesai

Silakan selesaikan pembayaran atau coba lagi nanti.