KKN Zero Waste UNHAS Edukasi Warga Manfaatkan Limbah Biji Pepaya sebagai Biopestisida Alami

KKN Zero Waste UNHAS Edukasi Warga Manfaatkan Limbah Biji Pepaya sebagai Biopestisida Alami
Mahasiswa KKN Tematik Gelombang 116 Zero Waste Universitas Hasanuddin menyampaikan materi sosialisasi mengenai pemanfaatan limbah biji pepaya sebagai biopestisida alami kepada warga RT 01/RW 07, Kelurahan Katimbang, Makassar, Selasa (28 Juli 2026) (Foto: Humas)

BERITA KOTA ONLINE, MAKASSAR – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Gelombang 116 Zero Waste Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar sosialisasi Program Kerja Individu bertema “Pengelolaan Limbah Biji Pepaya sebagai Biopestisida Ramah Lingkungan” di RT 01/RW 07, Kelurahan Katimbang, Kota Makassar, Selasa (28/7/2026).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pemanfaatan limbah organik rumah tangga menjadi produk yang bernilai guna.

Melalui program tersebut, mahasiswa mendorong penerapan konsep Zero Waste sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Tujuan 2 (Zero Hunger), Tujuan 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), Tujuan 13 (Penanganan Perubahan Iklim), serta Tujuan 15 (Ekosistem Daratan).

Sosialisasi berlangsung secara interaktif melalui pemaparan materi dan praktik langsung pembuatan biopestisida berbahan dasar biji pepaya.

Peserta diperkenalkan dengan kandungan senyawa aktif pada biji pepaya, manfaatnya sebagai pestisida alami, proses pembuatan, teknik penggunaan, hingga cara penyimpanan agar kualitasnya tetap terjaga.

Penanggung jawab program, Adrian Tri Putra, mengatakan pemanfaatan limbah biji pepaya merupakan salah satu bentuk penerapan ekonomi sirkular yang sederhana dan mudah diterapkan di lingkungan rumah tangga.

“Kami berharap masyarakat dapat mengolah biji pepaya menjadi biopestisida alami yang murah, mudah dibuat, dan ramah lingkungan sehingga ketergantungan terhadap pestisida kimia dapat dikurangi,” ujarnya.

Ketua RT 01/RW 07, Sabriani, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut karena dinilai memberikan pengetahuan baru yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya warga yang memiliki tanaman di pekarangan rumah.

“Semoga edukasi ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. Biji pepaya yang selama ini dianggap limbah ternyata dapat diolah menjadi pestisida alami yang lebih ekonomis dan mudah diperoleh, sehingga warga bisa menerapkannya secara mandiri untuk merawat tanaman,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Tematik Gelombang 116 Zero Waste Unhas berharap masyarakat semakin peduli terhadap pengelolaan limbah organik serta mampu memanfaatkan sumber daya yang ada menjadi produk ramah lingkungan yang bernilai guna dan berkelanjutan. (Humas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Modal Donasi

Apresiasi Spesial

Rp

Minimal donasi Rp 5.000

Metode Pembayaran

Pesan apresiasi

Gagal / Pembayaran Belum Selesai

Silakan selesaikan pembayaran atau coba lagi nanti.