BERITA KOTA ONLINE, SURABAYA – Persebaya Surabaya berhasil mengamankan kemenangan tipis saat menjamu PSM Makassar pada pekan ke-23 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Rabu (25/2/2026) malam.
Dalam duel yang berlangsung ketat, Pasukan Ramang harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 0-1.
Sejak awal pertandingan, Persebaya tampil agresif di hadapan pendukungnya.
Meski kembali tanpa penyerang murni, pelatih Bernardo Tavares tetap mengandalkan skema false nine dengan menempatkan Alfan Suaib di lini depan.
Ia ditopang oleh Gali Freitas dan kapten tim Bruno Moreira yang aktif membuka ruang.
Tekanan Bajul Ijo mulai terasa pada menit ke-18 dan 19 melalui peluang beruntun Alfan Suaib dan Francisco Rivera.
Namun, penyelesaian akhir keduanya masih belum menemui sasaran. PSM yang bermain lebih menunggu mencoba meredam tempo dan mengandalkan serangan balik cepat.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-27. Gali Freitas melepaskan tendangan kaki kiri dari luar kotak penalti yang meluncur deras ke sudut gawang PSM.
Kiper Reza Arya tak mampu menjangkau bola, dan Persebaya unggul 1-0.
BACA JUGA:
Dua Bintang Asia Tenggara Bersinar, Tjen dan Eala Panaskan Peta Tenis Dunia
ORADO Sulsel Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Wasit Domino di Makassar
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menilai timnya tampil sesuai rencana meski belum maksimal dalam penyelesaian akhir.
“Kami menciptakan banyak peluang dan mengontrol permainan. Yang terpenting adalah tiga poin bisa diamankan,” ujarnya usai laga.
Setelah gol tersebut, Persebaya terus menekan. Pada menit ke-40, Rivera kembali mendapat peluang emas, tetapi lagi-lagi digagalkan Reza Arya yang tampil cukup solid di bawah mistar. Hingga turun minum, skor 1-0 tetap bertahan.
Memasuki babak kedua, PSM mencoba meningkatkan intensitas serangan. Pergerakan sayap Rizky Eka Pratama beberapa kali merepotkan lini belakang tuan rumah.
Namun, Persebaya bermain lebih sabar dengan mengandalkan serangan balik.
Persebaya melakukan sejumlah pergantian pemain pada menit ke-68 dengan memasukkan Gustavo Fernandes, Mikael Tata, dan Pedro Matos untuk menambah energi baru.
Meski demikian, efektivitas penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah.
Sejumlah peluang kembali terbuang, termasuk dari Riyan Ardiansyah dan Mikael Tata.
Bahkan pada masa injury time, Bruno Moreira yang berdiri bebas gagal memaksimalkan umpan matang Rivera. Sepakannya melambung di atas mistar.
Kapten Persebaya, Bruno Moreira, mengakui timnya perlu lebih klinis di depan gawang.
“Kami seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol. Tapi kemenangan ini tetap penting untuk menjaga posisi kami,” katanya.
Hingga peluit panjang berbunyi, skor 1-0 tidak berubah. Hasil ini membuat Persebaya mengamankan tiga poin penting di kandang, sementara PSM Makassar harus pulang dengan kekalahan tipis meski mampu menahan gempuran tuan rumah sepanjang laga. (*)
Pewarta: Andi Eka
































































































































































































































