BERITA KOTA ONLINE, MAKASSAR –Atlet Tapak Suci MTs Muhammadiyah Cabang Mamajang kembali mengharumkan nama madrasah yang didirikan K.H Ahmad Dahlan itu pada ajang Kejuaraan bergengsi Pencak Silat Makassar Championship 4 yang dilaksanakan oleh Kementerian Kebudayaan RI pada 19 – 21 Desember 2025.
Di tengah persaingan ratusan pesilat dari berbagai daerah, tiga atlet pelajar berhasil meraih medali dan membuktikan kualitas pembinaan Tapak Suci di lingkungan pendidikan Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah Cabang Mamajang Makassar berjalan baik.
Kejuaraan pencak silat tingkat nasional ini digelar di Gedung Gelanggang Olahraga (GOR) Sudiang Makassar dan diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai perguruan pencak silat, yang digelar, Sabtu (20/12/2025).
Ajang tersebut memperebutkan Piala Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia serta mempertandingkan berbagai kategori, mulai dari pra usia dini, usia dini, pra remaja, remaja, hingga mahasiswa, dewasa, dan umum.
Tiga atlet Tapak Suci MTs Muhammadiyah Cabang Mamajang yang berhasil naik podium masing-masing adalah Muh. Ryan, Adelia, dan Mahya Sitara.
Muh. Ryan meraih juara tiga pada kategori seni tunggal tangan kosong setelah menampilkan rangkaian jurus dengan penguasaan teknik yang rapi dan konsisten.
Sementara itu, Adelia dan Mahya Sitara sama-sama menyumbangkan medali perunggu pada kategori fighter usia dini melalui pertandingan yang berlangsung ketat dan penuh determinasi.
Pembina Tapak Suci MTs Muhammadiyah Cabang Mamajang, Jumran, menyampaikan rasa syukur atas capaian para atletnya.
Ia menilai keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses latihan yang dijalani secara disiplin dan berkelanjutan.
“Alhamdulillah, anak-anak bisa menunjukkan hasil latihan mereka di arena pertandingan. Ini bukan hasil instan, tetapi buah dari latihan rutin, kedisiplinan, serta kesungguhan mereka selama berbulan-bulan,” ujar Jumran melalui pesan WhatsApp.
BACA JUGA:
Sejarah Baru SEA Games 2025: Indonesia Capai Target 80 Emas Berkat Perjuangan Atlet Kabaddi Putri
SEA Games 2025: Garuda Muda Angkat Koper Walau Cukur Myanmar 3-1


Menurutnya, pembinaan Tapak Suci di madrasah Mts Muhammadiyah Cabang Mamajang tidak hanya menitikberatkan pada aspek teknik bertanding, tetapi juga pada pembentukan mental dan karakter siswa.
Nilai sportivitas, kejujuran, serta tanggung jawab menjadi bagian penting yang selalu ditanamkan kepada para atlet sejak awal latihan.
“Kami selalu menekankan bahwa bertanding itu bukan semata-mata soal menang atau kalah. Yang paling penting adalah bagaimana anak-anak berani tampil, menjaga sikap, dan menghormati lawan di arena,” katanya.
Dalam kejuaraan ini, Tapak Suci MTs Muhammadiyah Cabang Mamajang Makassar menurunkan sebanyak 12 atlet yang terdiri dari delapan atlet putra dan empat atlet putri.
Hingga hari pertama pertandingan, tiga atlet telah bertanding dan berhasil mempersembahkan medali, sementara sembilan atlet lainnya masih dijadwalkan turun berlaga pada hari berikutnya.
Jumran berharap para atlet yang belum bertanding dapat memanfaatkan momentum ini untuk tampil optimal dan menambah perolehan medali bagi Tapak Suci MTs Muhammadiyah Cabang Mamajang.
“Masih ada sembilan atlet dari 12 atlet yang akan bertanding. Kami berharap mereka bisa tampil maksimal, tetap fokus, dan menambah medali untuk madrasah,” ujarnya.
Kejuaraan Pencak Silat Makassar Championship 4 menjadi salah satu ajang bergengsi dan strategis dalam pembinaan atlet usia pelajar.
Selain menjadi wadah kompetisi, kegiatan ini juga bertujuan menjaring bibit atlet potensial serta menanamkan nilai disiplin dan sportivitas sejak dini.
Partisipasi Tapak Suci MTs Muhammadiyah Cabang Mamajang dalam ajang ini menunjukkan komitmen madrasah dalam mendukung pengembangan minat dan bakat siswa di bidang olahraga bela diri.
Prestasi yang diraih diharapkan menjadi motivasi bagi para siswa lainnya untuk terus berlatih, berprestasi, dan membawa nama baik madrasah di tingkat yang lebih tinggi. (*)
Pewarta: Fajar Ahmad



















