BERITA KOTA ONLINE, MAKASSAR – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Zero Waste Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar sosialisasi bertajuk “Pengelolaan Minyak Jelantah sebagai Sumber Nilai Ekonomi” bagi masyarakat, khususnya ibu rumah tangga di RT 1 RW 7, Kelurahan Katimbang, Kota Makassar, Rabu (29/07/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat dalam mengelola limbah rumah tangga secara bertanggung jawab.
Program tersebut juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Poin 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi serta Poin 12 mengenai Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.
Sosialisasi dilaksanakan melalui penyampaian materi secara langsung yang dipadukan dengan pembagian flyer edukatif.
Materi yang disampaikan mencakup pengertian minyak jelantah, ciri-ciri minyak yang sudah tidak layak digunakan, dampak limbah minyak terhadap kesehatan dan lingkungan, hingga informasi mengenai lokasi penukaran minyak jelantah di sekitar Kelurahan Katimbang.


Penanggung jawab program, Rifdah Azzahrah, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat agar tidak lagi membuang minyak jelantah ke saluran air atau lingkungan sekitar.
Menurutnya, minyak bekas pakai masih memiliki nilai ekonomi apabila dikelola dengan benar.
“Tujuan utama kami adalah menghentikan kebiasaan membuang minyak jelantah ke wastafel atau selokan. Kami ingin masyarakat memahami bahwa menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mencegah banjir dapat dimulai dari langkah sederhana, yaitu tidak membuang minyak bekas secara sembarangan,” ujar Rifdah.
Program tersebut mendapat apresiasi dari Ketua RT 1 RW 7, Sabriani. Ia menilai kehadiran mahasiswa KKN memberikan solusi atas permasalahan yang selama ini dihadapi warga dalam mengelola limbah minyak rumah tangga.
“Program sosialisasi ini sangat bermanfaat bagi warga karena hampir setiap hari menggunakan minyak goreng, tetapi masih banyak yang belum mengetahui cara mengolah minyak jelantah dengan benar. Saya berharap setelah kegiatan ini masyarakat semakin sadar akan pentingnya pengelolaan limbah minyak demi menjaga lingkungan,” ungkap Sabriani.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Tematik Zero Waste Gelombang 116 Unhas berharap dapat mendorong lahirnya kebiasaan baru di tengah masyarakat dalam mengelola minyak jelantah.
Selain membantu menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, pengelolaan limbah minyak bekas juga diharapkan mampu memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat secara berkelanjutan. (Humas)



















