Orado Sulsel Tancap Gas Matangkan Gerakan Sosialisasi Olahraga Domino dari Warkop

Orado Sulsel Tancap Gas Matangkan Gerakan Sosialisasi Olahraga Domino dari Warkop
Suasana sosialisasi olahraga domino yang digelar Orado Sulsel di warkop dipadati peserta dan pecinta domino, Makassar, Jumat (27/2/2026) (Foto: Istimewa).

BERITA KOTA ONLINE, MAKASSAR – Organisasi Olahraga Domino Indonesia (Orado) Sulawesi Selatan terus memperkuat langkah sosialisasi olahraga domino di Kota Makassar.

Memasuki malam ketujuh, kegiatan sosialisasi domino oleh Orado Sulsel kembali digelar di Jean Coffee, Jalan Andi Mangerangi, Kecamatan Tamalate, Jumat (27/2/2026), dengan antusiasme peserta yang tetap tinggi.

Sejak sore hari, para pecinta domino mulai memadati lokasi. Tidak hanya pemain lama, kegiatan ini juga menarik minat generasi muda yang ingin mengenal domino sebagai olahraga berbasis strategi dan konsentrasi.

Panitia tampak aktif memberikan edukasi mengenai sistem permainan yang telah distandardisasi Orado.

Suasana sosialisasi berlangsung dinamis. Para peserta terlihat serius mengikuti simulasi pertandingan, sekaligus berdiskusi mengenai teknik bermain yang efektif.

Momentum ini dimanfaatkan Orado Sulsel untuk memperkuat persepsi publik bahwa domino bukan sekadar permainan santai di warung kopi.

Ketua Pengurus Provinsi Orado Sulawesi Selatan, Firman Zulkadri, SH, menegaskan bahwa gerakan sosialisasi akan terus diperluas hingga menjangkau lebih banyak komunitas.

“Orado Sulsel tancap gas mematangkan gerakan sosialisasi olahraga domino dari warkop. Kami ingin masyarakat melihat domino sebagai olahraga yang punya sistem, aturan, dan pembinaan yang jelas,” ujar Firman.

BACA JUGA:

ORADO Sulsel Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Wasit Domino di Makassar

Dirintis Sejak 1988, Kampung Nastar Kini Jadi Sentra Kue Favorit Lebaran

Orado Sulsel gelar sosialisasi, Olahraga domino semakin diminati masyarakat di Makassar (Foto: Istimewa).

Ia menjelaskan, pendekatan melalui warkop dipilih karena selama ini domino tumbuh dari ruang-ruang komunitas informal.

Dengan strategi tersebut, Orado berharap proses transformasi menuju olahraga prestasi dapat berjalan lebih natural.

Menurut Firman, respons masyarakat sejauh ini menjadi sinyal positif bagi pengembangan domino di Sulawesi Selatan.

Pihaknya bahkan mulai memetakan potensi pembentukan komunitas terstruktur di tingkat kecamatan.

“Kami melihat animo yang sangat besar. Ini menjadi modal penting untuk menjaring bibit unggul yang nantinya akan kami bina secara berkelanjutan,” tambahnya.

Selain sosialisasi, Orado Sulsel juga menyiapkan agenda lanjutan berupa turnamen resmi sebagai wadah kompetisi bagi para pemain yang telah mengikuti pembinaan awal.

Turnamen tersebut diharapkan menjadi titik awal lahirnya atlet-atlet domino berprestasi dari Makassar.

Melalui gerakan masif ini, Orado Sulsel optimistis domino dapat naik kelas menjadi cabang olahraga yang tidak hanya populer di tingkat komunitas, tetapi juga mampu bersaing di level regional hingga nasional. (Rls/And)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *