BERITA KOTA ONLINE – Garasi MotoGP 2025 kembali memanas, kali ini karena komentar kontroversial dari pembalap muda KTM, Pedro Acosta.
Dalam sebuah wawancara bersama David Broncano di acara komedi Spanyol, La Revuelta, Acosta mengeluarkan pernyataan yang dianggap oleh publik sebagai bentuk meremehkan salah satu rider paling senior dan berprestasi di grid saat ini, Marc Marquez dari tim Ducati Lenovo.
Ketika ditanya tentang Marquez dalam wawancara tersebut, Acosta dengan santai menjawab, “Siapa? Saya fokus pada diri saya, saya tidak tahu apapun tentang grid.”
Pernyataan ini langsung memicu gelombang reaksi dari penggemar MotoGP, terutama pendukung Marquez.
Banyak yang menganggap komentar itu sebagai bentuk kesombongan dan ketidakrespekan terhadap pembalap yang telah mengoleksi delapan gelar juara dunia.
Situasi menjadi semakin panas ketika Marquez menunjukkan performa impresif di awal musim MotoGP 2025.
Ia berhasil mendominasi beberapa podium, hanya gagal sekali dalam balapan utama di GP Amerika.
Sementara itu, Acosta masih berjuang keras untuk menemukan ritme balapnya dan hingga kini hanya menempati posisi ke-11 di klasemen sementara.
BACA JUGA:
Marc Marquez Menang Sprint Race MotoGP Qatar 2025, Perkuat Puncak Klasemen
Namun, Acosta akhirnya angkat bicara dan memberikan klarifikasi atas ucapannya yang viral tersebut.
Dikutip dari laman Marca, pembalap kelahiran Spanyol itu menegaskan bahwa pernyataannya telah disalahartikan.
“Saya pikir hal ini banyak disalahpahami. Anda harus tahu bahwa acara Broncano itu program komedi, bukan wawancara serius seperti ‘El Hormiguero’,” ujar Acosta.
Ia menambahkan, “Hal itu disalahartikan dan agak dilebih-lebihkan. Anda harus tahu kapan sesuatu itu serius dan kapan tidak. Bola sudah bergulir, itu juga penting.”
Meskipun dikecam banyak pihak, Acosta menunjukkan sikap dewasa dengan menyatakan bahwa berada di lintasan yang sama dengan Marquez saja sudah menjadi sebuah pencapaian besar.
“Lebih dari sekadar ingin mengalahkannya, saya ingin bisa kalah melawannya. Karena ketika Anda sudah bertarung dengan seseorang seperti itu, itu adalah langkah besar,” jelasnya.
Pernyataan ini seolah menegaskan bahwa Acosta memiliki respek terhadap Marquez dan hanya terjebak dalam konteks humor yang kemudian dibelokkan.
Klarifikasi ini diharapkan dapat meredakan ketegangan di tengah persaingan panas MotoGP 2025 (*).
Andi Eka | Editor: Arya R. Syah
=========================














