Kapolda Sulsel Turun Tangan Bersihkan Pantai Losari, 400 Personel Polri Dikerahkan

Kapolda Sulsel Turun Tangan Bersihkan Pantai Losari, 400 Personel Polri Dikerahkan
Kapolda Sulsel Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro didampingi Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana memberikan keterangan kepada wartawan usai aksi bersih-bersih Pantai Losari, Makassar, Jumat (6/2/2026) (Foto: Istimewa).

BERITA KOTA ONLINE, MAKASSAR –Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan menggelar aksi bersih-bersih Pantai Losari, Makassar, dengan melibatkan sekitar 400 personel Polri dari berbagai satuan di wilayah Kota Makassar.

Kegiatan bakti sosial ini dipimpin langsung oleh Kapolda Sulsel Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro sebagai bentuk tindak lanjut atas arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto terkait kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, khususnya di kawasan destinasi wisata dan ruang publik.

Aksi bersih pantai tersebut berlangsung pada Jumat (6/2/2026) dan diikuti oleh jajaran Polda Sulsel, Polrestabes Makassar, serta Polres Pelabuhan Makassar.

Sejumlah pejabat utama kepolisian turut hadir mendampingi Kapolda, di antaranya Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana dan Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Rise Sandiyantanti.

Pantai Losari dipilih sebagai lokasi kegiatan karena dinilai memiliki nilai historis dan simbolik bagi Kota Makassar.

Kawasan ini selama bertahun-tahun dikenal sebagai ikon pariwisata dan ruang publik utama yang menjadi kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan.

Kapolda Sulsel Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro mengatakan, kondisi Pantai Losari saat ini membutuhkan perhatian bersama, mengingat masih ditemukannya tumpukan sampah di sejumlah titik.

Menurutnya, kepedulian terhadap kebersihan lingkungan harus dimulai dari kesadaran semua pihak, termasuk aparat penegak hukum.

“Pantai Losari sejak dulu merupakan ikon Kota Makassar yang sangat terkenal. Namun seiring berjalannya waktu, kondisi kebersihannya tidak seperti dulu lagi. Di beberapa titik masih terlihat sampah yang mencemari lingkungan pantai,” ujar Djuhandhani kepada wartawan di sela kegiatan.

Ia menambahkan, kegiatan bersih-bersih ini tidak bersifat seremonial semata, melainkan akan dijadikan sebagai program berkelanjutan di lingkungan Polda Sulsel.

BACA JUGA:

Operasi Keselamatan Pallawa 2026 Resmi Digelar, 9 Pelanggaran Jadi Fokus Penindakan

Derbi Mataram PSIM Yogyakarta vs Persis Solo Berakhir Kacamata

Program tersebut rencananya akan diintegrasikan dengan kegiatan rutin kepolisian, seperti olahraga bersama yang dilaksanakan setiap hari Selasa dan Jumat.

“Kegiatan ini tidak hanya berhenti hari ini. Kami akan mengintegrasikannya dalam agenda rutin kepolisian. Ke depan, tidak hanya Pantai Losari, tetapi juga destinasi pantai lain serta lokasi pelayanan publik akan menjadi sasaran kegiatan serupa,” katanya.

Kapolda juga mengimbau masyarakat Kota Makassar untuk ikut berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan, terutama di kawasan wisata dan ruang publik.

Menurutnya, upaya pemerintah dan aparat akan lebih efektif jika didukung kesadaran warga.

Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Rise Sandiyantanti (Foto: Istimewa).

Hal senada disampaikan Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Rise Sandiyantanti. Ia menegaskan bahwa kegiatan bersih-bersih pantai ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan Presiden RI yang diamanahkan kepada pemerintah daerah, TNI, dan Polri.

“Ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Apa yang disampaikan dan diamanahkan oleh Bapak Kapolda akan kami tindak lanjuti sebagai program keberlanjutan. Apalagi Pantai Losari berada sangat dekat dengan kantor Polres Pelabuhan Makassar,” ujar Rise Sandiyantanti.

Ia menyebutkan, kedekatan lokasi tersebut menjadi salah satu faktor pendukung agar program kebersihan lingkungan dapat berjalan secara konsisten dan berkelanjutan.

Dalam kegiatan ini, sebanyak 400 personel Polri diterjunkan untuk membersihkan kawasan pantai dari sampah plastik dan limbah lainnya.

Dengan adanya kegiatan ini, Polda Sulsel berharap Pantai Losari dapat kembali menjadi ruang publik yang bersih, nyaman, dan layak dikunjungi, sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. (*)

Pewarta: Ady Sijaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *