PNUP Kolaborasikan Dua Jurusan dan Tiga Program Studi untuk Perkuat Keterampilan Produktif Remaja Pesantren

PNUP Kolaborasikan Dua Jurusan dan Tiga Program Studi untuk Perkuat Keterampilan Produktif Remaja Pesantren
Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) bersama Pimpinan Pesantren Daruul Hikmah Indonesia usai pelaksanaan pelatihan keterampilan produktif dan kewirausahaan bagi remaja pesantren. Gowa, (25/07/2026) (Foto: Humas)

BERITA KOTA ONLINE, GOWA – Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) melalui kolaborasi Jurusan Teknik Kimia dan Jurusan Administrasi Niaga melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Pesantren Daruul Hikmah Indonesia, Kabupaten Gowa.

Kegiatan yang melibatkan Program Studi D4 Teknologi Rekayasa Kimia Berkelanjutan (TRKB), D4 Teknologi Kimia Industri (TKI), dan D3 Administrasi Bisnis (AB) ini mengusung tema “Penguatan Keterampilan Produktif Remaja melalui Pelatihan Produk Bernilai Ekonomi dan Pendampingan Pemasaran Digital untuk Mendukung Kemandirian Usaha.”

Ketua Tim PKM, Yuliani HR, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk membekali santri dan santriwati dengan keterampilan produksi, pengemasan, pemasaran digital, dan kewirausahaan yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha.

“Pelatihan ini tidak berhenti pada kemampuan membuat produk. Kami ingin santri memahami proses secara utuh, mulai dari produksi, pengemasan, pemasaran digital, hingga dasar-dasar kewirausahaan agar keterampilan tersebut dapat dikembangkan menjadi usaha yang bernilai ekonomi,” ujar Yuliani.

Dalam pelatihan, peserta mempraktikkan pembuatan sabun cair deterjen, sabun cair cuci piring, sabun batang, dan lotion antinyamuk dengan memanfaatkan serai sebagai salah satu bahan alami yang memiliki nilai tambah ekonomi.

Setelah proses produksi, peserta memperoleh materi pengemasan dan branding dari Fajriaty Mas’ud dan Vilia Dharma Paramita, serta pelatihan pemasaran digital oleh Tjare A. Tjambolang dan Dian Ranggina.

Materi kewirausahaan turut diberikan untuk memperkuat pemahaman peserta mengenai peluang usaha, penentuan harga jual, dan inovasi produk.

Kolaborasi dua jurusan dan tiga program studi tersebut mencerminkan pendekatan hulu–hilir.

Kompetensi Jurusan Teknik Kimia berfokus pada pengembangan produk dan proses produksi, sedangkan Jurusan Administrasi Niaga memperkuat aspek manajemen usaha, branding, dan pemasaran.

Dengan pendekatan ini, peserta tidak hanya mampu menghasilkan produk, tetapi juga memahami cara mengelolanya agar memiliki nilai ekonomi dan siap dipasarkan.

Pelaksanaan program dirancang secara partisipatif melalui tahapan persiapan, pelatihan produksi, pendampingan manajemen usaha, pengenalan pemasaran digital, hingga evaluasi.

Pendekatan tersebut memberikan pengalaman belajar yang utuh, mulai dari proses menghasilkan produk hingga strategi mengembangkannya menjadi usaha yang berkelanjutan.

Program ini juga melibatkan dosen dan delapan mahasiswa dari ketiga program studi sebagai implementasi Project-Based Learning (PBL) dan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Mahasiswa berperan dalam persiapan bahan dan peralatan, praktik produksi, pengemasan, pemasaran digital, dokumentasi, serta evaluasi kegiatan.

Keterlibatan tersebut memberikan pengalaman belajar berbasis proyek sekaligus memperkuat kontribusi mahasiswa dalam pemberdayaan masyarakat.

Pimpinan Pesantren Daruul Hikmah Indonesia, Tajuddin, S.H., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh PNUP. Santri dan santriwati mendapatkan pengalaman dan keterampilan baru dalam membuat produk, mengemas, memasarkan, serta mengenal dunia kewirausahaan,” ungkap Tajuddin.

Melalui kolaborasi lintas disiplin ini, PNUP menargetkan meningkatnya keterampilan produktif remaja pesantren, lahirnya produk bernilai ekonomi hasil pelatihan, meningkatnya pemahaman dasar pengelolaan usaha mikro, serta tumbuhnya motivasi berwirausaha di kalangan santri.

Kegiatan ini menjadi wujud komitmen PNUP dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang berdampak melalui sinergi keilmuan, keterlibatan mahasiswa, dan penerapan hasil pengabdian untuk menjawab kebutuhan nyata masyarakat. (Humas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Modal Donasi

Apresiasi Spesial

Rp

Minimal donasi Rp 5.000

Metode Pembayaran

Pesan apresiasi

Gagal / Pembayaran Belum Selesai

Silakan selesaikan pembayaran atau coba lagi nanti.