Sosok Gubernur Kaltara, Ternyata Ayah AKP Novandi, Mantan Pati Jenderal Polri

Jakarta, Beritakota OnlineSOSOK Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang, Ayah AKP Novandi Arya, Mantan Pati Jenderal Polri.

Profil Zainal Arifin Paliwang, Gubernur Kaltara, Sosok ayah dari AKP Novandi Arya.

Beliau juga merupakan ayahanda dari almarhum AKP Novandi Arya yang meninggal dalam kecelakaan maut di kawasan Pasar Senen beberapa waktu lalu.

Sebagai informasi, Zainal Arifin Paliwang resmi dilantik sebagai Gubernur Kalimantan Utara oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), Senin (15/2/2021).

Diketahui, Presiden Jokowi hari ini melantik dua kepala daerah yakni Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Arifin Paliwang dan Yansen TP serta Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey-Steven Kandouw, di Istana Negara.

Dua kepala negara itu merupakan kepala daerah yang terpilih di Pilkada 2020.

Resmi menjabat sebagai Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), siapakah Zainal Arifin Paliwang?

Zainal Arifin Paliwang maju sebagai Calon Gubernur Kaltara dalam Pilkada 2020 berpasangan dengan Yansen Tipa Padan sebagai Calon Wakil Gubernur.

Keduanya diusung oleh empat partai, yakni PDIP, Gerindra, Demokrat dan PPP.

Zainal Arifin Paliwang-Yansen Tipa Padan memenangi Pilkada Kaltara 2020 setelah mengalahkan dua pasangan lainnya,

Dirundung duka atas meninggalnya sang putra

Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang saat ini sedang berduka atas kepergian sang putra sulung, AKP Nocandi Arya.

Diketahui, AKP Novandi Arya tewas dalam kecelakaan di kawasan Pasar Senen, Jakarta Pusat.

Kecelakaan maut itu terjadi pada Senin (7/2/2022) dini hari. Tepatnya di Jalan Raya Pasar Senen, Senen, Jakarta Pusat.

Menurut Kasat Lantas Polres Jakarta Pusat, Purwanta, kecelakaan terjadi saat mobil sedan Camry dengan pelat B 1102 NDY menabrak pembatas jalan jalur transjakarta hingga menyebabkan mobil terbakar.

“Di seberang Terminal Bus Senen, mobil sedan menabrak sebuah separator busway yang menyebabkan kendaraan tersebut terbakar,” kata Purwanta dalam keterangan tertulis, Senin (7/2/2022).

Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 00.30 WIB itu menyebabkan pengendara dan seorang penumpang mobil tersebut tewas.

“Korban meninggal dua orang, pengemudi dan penumpang kendaraan sedan Camry dengan nomor polisi B 1102 NDY yang identitas keduanya belum diketahui,” ungkap Purwanta.

Saat ini Tim 2 Unit Laka Satlantas Polres Jakarta Pusat masih mendalami penyebab kecelakaan tersebut.

Polisi telah mengamankan mobil yang mengalami kerusakan pada seluruh bagian bodi.

“Kendaraan sedan Camry B 1102 NDY mengalami kerusakan pada bagian seluruh bodi dan terbakar,” ungkapnya.

Sementara itu, jenazah pengendara dan penumpang mobil telah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.

Berdasarkan daftar riwayat hidup yang diunggah di laman resmi KPU, Zainal Arifin Paliwang lahir di Makassar 6 Desember 1962 atau saat ini berusia 59 tahun.

Ia memiliki seorang istri bernama Rachmawati.

Dari pernikahan itu, ia dikarunia 3 anak.

Zainal Arifin merupakan pensiunan Polri.

Ia lulus dari Akpol tahun 1986.

Ia mengawali kariernya dengan menjadi Pamapta Polres Buleleng Polda Bali.

Kariernya terus menanjak.

Pada 2003, ia menjabat sebagai Kapolres Blora, Jawa Tengah.

Sebelumnya ia sempat menjabat sebagai Dir Polair Plda Jateng.

Mengutip TribunKaltara, pada 2018, Zainal Arifin Paliwang dilantik menjadi Wakapolda Kaltara.

Ia resmi menjabat sebagai Wakapolda Kaltara sejak 15 Maret 2018.

Kala diangkat sebagai Wakapolda Kaltara, Zainal Arifin Paliwang berpangkat Kombes Pol.

Selanjutnya, Zainal Arifin Paliwang mendapat tugas baru di Mabes Polri setelah Jenderal Pol Idham Azis menerbitkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/385-388/II/KEP./2020 tertanggal 3 Februari 2020.

Berdasarkan Surat Telegram Kapolri ini, Zainal Arifin Paliwang diangkat dalam jabatan baru sebagai penyidik tindak pidana utama Bareskrim Polri.

Bersamaan dengan itu, Idham Azis menaikkan pangkat Zainal Arifin Paliwang menjadi bintang satu.

Selang beberapa bulan, Zainal Arifin Paliwang menjabat sebagai Analis Kebijakan Utama bidang Pidum Bareskrim Polri.

Posisi tersebut merupakan jabatan terakhir Zainal Arifin Paliwang sebelum memutuskan bertarung di Pilgub Kaltara 2020.(Tribunmanado).

Editor : Andi Eka/ Andi A Effendy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *